Setiap
orang pasti memiliki passion
masing-masing dalam hidupnya. Boleh jadi, beberapa diantara kita telah menuliskan
rentetan panjang harapan dan cita yang ingin dicapai suatu hari. Salah? Tidak juga.
Karena setiap orang wajib bermimpi. Yang keliru adalah mereka yang bermimpi dan
tak melakukan apapun juga, selain hanya menuntaskannya sebatas kata.
Saya mungkin
adalah salah satunya. Saya orang yang suka bermimpi, menumpuk berjuta ide
kreatif, lalu bengong, “ini mulainya darimana yaa?”. Kecendrungan menikmati
benar apa yang saya sukai dan mengabaikan hal yang lebih prioritas, itu
kelemahan saya. Padahal saya tidak suka sesuatu yang lelet. Waktu benar-benar
adalah uang sehingga jika bisa, semua ingin saya rengkuh dalam satu waktu.
Kenyataannya tentu saja tak semua ‘slalu linier dengan pola pikir saya (yaiyalah, hehehee.. :D). Kontras deh, ingin semua cepat, tepat, tapi yang
prioritas justru terabaikan. Aergh...! Terkadang,
menerima dan tekun adalah satu-satunya jalan yang harus saya terima sebagai
jalan terbaik. At least, saya
simpulkan, saya pandai bermimpi namun cenderung gagal mewujudkannya. Intinya:
gagal.
Berbeda
dengan saya, sahabat (hati) saya, memiliki cara berbeda untuk mewujudkan
mimpinya. Ia begitu menikmati hari-harinya. Tak cepat-cepat amat tak masalah,
asal selamat. Mungkin itu pepatah yang selama ini ia pegang. Jadi, kalau
kuliah, ya kuliah saja. Kalau kerja, ya kerja saja. Fokus. Begitu katanya. Tentu
saja ini bertolak belakang dengan saya. Kalau bisa kuliah sambil kerja, mengapa
tidak melakukan keduanya?
Saya lupa, saya yang menyukai tantangan, kerja cepat, segera, ’tap..tap..tap..’ tak lain adalah sosok yang moody. Di titik-titik akhir, saya mulai kehilangan gairah untuk menggapai mimpi itu. Tenaga saya mulai luruh. Kedap-kedip. Sementara sahabat saya tadi, ia menuntaskan mimpinya dengan baik dan tepat. Tiba giliran ini saya melongo saja, ternyata semangat saja tak cukup, suka tantanga saja juga belum cukup, istiqomah, istiqomah..ini yang belum saya punyai. Saya belajar betul kali ini ^_~ . Bagaimana denganmu?
